December 30, 2006
Malam ini, aku bagai amoeba...
May 11, 2006
Antara Aku, Laut dan Pantai
Ke laut, aku biasa mengayuh...
Merasakan deburan ombaknya,
Menikmati setiap ayunan ombaknya yg menghanyutkan
Ke pantai, aku biasa berlabuh...
Berbaring manja pada butiran pasirnya,
Menikmati siraman matahari senja
Tapi kini…
Aaahh, lelah rasanya aku berlayar…
Laut kini tak lagi jadi sahabat,
Hilang inginku berlabuh pada pantai
May 08, 2006
Everyday is a New Beginning :)
April 27, 2006
MENDUNG
Di sini awanku mendung ...
Akankah hujanmu turun?
By: Apollo Lase
di sini awanku mendung
menggumpal hitam berarak di pelupuk mataku
di sini awanku mendung
tak sanggup menahan rintikan hujan
yg turun dari ke dua mataku
By: Devita Umardin
November 14, 2005
Do You Really Wanna Go ?
Aku pergi.
Bukan karena lelahku.
Bukan karena sudah waktuku.
Aku pergi.
Karena salah, tempat labuhku.
Karena tak ingin bercabang, masalahku.
Aku pergi.
Karena...aku harus
(adakah alasan yang membuatku bertahan untuk tidak pergi?)
November 11, 2005
PUISI USANG TAHUN 1992
Sepertinya dari dulu aku menyenangi suasana pantai :). Ini salah satu puisi yang ku buat saat SMA kelas 3, tahun 1992. Puisi aslinya bercerita tentang kisah 'cinta monyetku' di SMA yg selalu 'on' di jam 6 sore, lewat kabel telepon :). Selanjutnya untuk keperluan tugas pelajaran Bahasa Indonesia seorang teman, puisi itupun ku modifikasi. Proses pembuatannya, hasil penggabungan pengalamanku bermain saat sunset di Pantai Kuta - saat aku kelas 6 SD, tahun 1986 - dan kisah 'cinta monyetku' itu. Jadilah puisi 'khayal' ini :)
Jam 6 Adalah Jam Kita
Jam 6...
Adalah jam kita
Memandang langit merah
Berjalan menyusuri tepian pantai
Membasuh kaki di air biru
Jam 6...
Adalah jam kita
Menunggu mentari terbenam di ufuk barat
Menikmati hembusan bayu yang membelai jiwa
Mendengar jeritan camar yang mencemburui kita
Jam 6...
Adalah jam kita
Saat kita berlalu dari pantai
Tinggalkan jejak-jejak kaki kita
Di sana ...
Selamanya
Ps: hai hai...cinta monyetku, telepon umum warna biru itu udah kegusur belom ya? :p
September 09, 2005
AkU SuKa LaUt
Gulungan ombak kecilnya
Sapaan harian buatku dan menenangkan
Aku suka laut
Terpaan keras ombaknya
Mengajarkanku 'tuk tegar berdiri dan bertahan
Aku suka laut
Aku tak ingin ia berubah warna
Juga tak ingin ombaknya menjelma besar
Menghempasku keras dan mengagetkan
Satu yang pasti...
Aku tak ingin terpisah dari laut
Karena aku tepian pantai
August 31, 2005
AtAs NaMa CiNtA
Aku memelukmu atas nama cinta
Kutemani kau bermimpi mulai dari gelapnya malam hingga datangnya pagi
Aku 'membuat' mu atas nama cinta
Kubiarkan kau tumbuh se 'sempurna' yang kau mau
Aku 'mengisi' mu atas nama cinta
Aku tak minta kau tuk slalu rindukan aku
Atau pun mengabdi di akhir usiaku
Cukuplah jadi kebanggaanku, Putriku
Dan jangan pernah berhenti
Dongengkan selalu kebaikanku pada Tuhan
Agar tertuntun langkahku ke surga
Atas nama cinta
July 08, 2005
PUISI TANPA JUDUL
Hendak pergi ke mana wahai jiwa yang mengembara ?
Kata hati ke utara
Tiupan angin ke selatan
Hendak pergi ke mana wahai jiwa yang masih mencari ?
Ada cahaya di depan
Tapi kau pilih meraba dalam kegelapan
Hendak pergi ke mana wahai jiwa yang masih mengawang ?
Tak lelahkah kau menentang angin ?
Tak cukupkah usia tuk temukan arah yang pasti ?


Recent Comments
nama saya dyah prames
MY FAIRY TALE PARTY SHOP menawarkan pemes